Pengaruh Komputer Secara Global Dalam Masyarakat


ABSTRAK
Pengaruh ditemukannya formulasi-formulasi baru aneka kapasitas komputer, seolah sudah mampu menggeser posisi kemampuan otak manusia dalam berbagai bidang ilmu dan aktivitas manusia. Ringkas kata, kemajuan iptek yang telah kita capai sekarang benar-benar telah diakui dan dirasakan memberikan banyak kemudahan dan kenyamanan bagi kehidupan umat manusia. Bagi masyarakat sekarang, iptek sudah merupakan suatu religion. Namun manusia tidak bisa pula menipu diri akan kenyataan bahwa iptek mendatangkan malapetaka dan kesengsaraan bagi manusia. Jadi bagaimana perkembangan pengaruh komputer secara global saat ini ? Bagaimana pengaruhnya terhadap media komunikasi? Bagaimana dampaknya terhadap kalangan pemerintah? Apa hubungannya dengan kebutuhan standar internasional? Bagaimana pengaruhnya terhadap eksplorasi ruang angkasa dan lautan? Bagaimana pengaruhnya terhadap akses data ke seluruh dunia?
Kata kunci : pengaruh komputer, media komunikasi, ekplorasi ruang angkasa , eksplorasi lautan, akses data, standart internasional.
ABSTRACT
Effect of discovery of new formulations of various computer capacity, as has been able to shift the position of the human brain's ability in various fields of science and human activity. In short, the progress of science and technology that we have achieved now really been recognized and felt provide a lot of convenience and comfort for human life. For society, science and technology has been a religion. But man can not deceive ourselves also fact that science and technology will wreak havoc and misery for mankind. So how computers influence global developments today? How they affect communication media? What about the impact on the government? What to do with the needs of international standards? How they affect space and ocean exploration? How they affect data access to the entire world?
Keywords: influence of computer, communications, space exploration, ocean exploration, data access, international standards.



Perkembangan Pengaruh Komputer Saat Ini

Saat ini, perkembangan teknologi komputer terjadi sangat cepat sehingga kadangkala amat sulit untuk diikuti. Arah perkembangan teknologi komputer semakin jelas menuju pada bertemunya 2 C, yaitu Computer dan Communication. Yang termasuk ke dalam komponen communication di dalamnya adalah satelit dan televisi.
Pada awalnya perkembangan kedua teknologi tersebut berjalan masing-masing. Namun, ketika teknologi tersebut disatukan terjadilah era komunikasi global yang seakan-akan perkembangannya sangat cepat yang dampaknya seperti telah diramalkan oleh Alvin Toffler (1960) dalam bukunya The Third Wave (gelombang ketiga), di mana pada era ini berkembangnya komunikasi pikiran/gagasan manusia. Penggunaan energi menjadi begitu efisien karena telah diterapkan teknologi komputer. Mobilitas fisik manusia sangat tinggi tapi yang lebih cepat lagi adalah mobilitas pikiran/idea antara manusia yang telah melewati dan mengalahkan jarak dan waktu. Futurolog lain, yaitu John Naisbitt yang menerbitkan dua buku yang berjudul Megatrend (1980) dan The Global Paradox (1990) yang meramalkan dan saat ini sudah menjadi kenyataan, yaitu adanya kemudahan berkomunikasi karena didukung oleh teknologi komunikasi fiber optic, teknologi komunikasi tanpa kabel dan digital. Teknologi komunikasi fiber optic memungkinkan dikembangkannya saluran-saluran komunikasi tanpa batas baik signal audio video maupun data. Teknologi tanpa kabel memungkinkan perkembangan penggunaan jasa telephon (yang bisa dihubungkan dengan komputer) tanpa harus membangun infrastruktur yang rumit dan mahal. Perkembangan teknologi digital memungkinkan penggunaan saluran-saluran komunikasi yang lebih efisien dan berlipat ganda. Semua teknologi ini disebabkan karena semakin murahnya infrasruktur telekomunikasi.
Era komunikasi global saat ini sudah barang tentu juga mempengaruhi pengelolaan media massa, termasuk media massa cetak. Jika tidak menyesuaikan dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang ada, seperti yang dilakukan oleh media elektronika, tentu keberadaan media cetak akan ditinggalkan oleh para pembacanya. Oleh karenanya, manajemen media cetak melakukan strategi pengelolaan yang disesuaikan dengan adanya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi tersebut.

Media Komunikasi
Teknologi informasi dan komunikasi merupakan satu hal penting yang tidak pernah luput dalam kehidupan masyarakat. Seiring berjalannya waktu, teknologi komunikasi dan informasi turut berkembang secara fleksibel mengikuti arus zaman. Sekarang ini teknologi komunikasi sudah bukan lagi menjadi barang langka seperti disaat awal kemunculannya, melainkan sudah menjadi kebutuhan setelah sandang, pangan dan papan. Kebutuhan akan teknologi komunikasi tersebut pun semakin meningkat. Lihat saja ke sekitar kita, berapa orang yang tidak memiliki handphone atau gadget lain seperti laptop, ipod, ipad, blackberry? Sangat amat dapat dihitung, bukan?
Dengan segala kemudahan dan kecanggihan yang dimiliki teknologi saat ini, banyak pihak yang serta merta memanfaatkannya. Namun, tak hanya memberikan manfaat bagi para pengguna, berkembangnya teknologi tersebut juga memberikan dampak terhadap lingkungan sekitarnya. Lingkungan yang dimaksudkan disini adalah pihak-pihak seperti organisasi/ komunitas, lembaga sosial, lembaga politik dan sebagainya yang juga memanfaatkan kecanggihan teknologi komunikasi di era globalisasi seperti saat ini.
Dampak media komunikasi yang pertama, yaitu terhadap komunitas. Ingatkah Anda bagaimana rumitnya berhubungan dengan orang lain yang jaraknya sangat jauh dengan kita, misalnya di luar kota atau daerah menggunakan media komunikasi di era ‘80 hingga 90-an? Jika mengirim surat melalui pos, tentunya memakan waktu yang cukup lama dan pada saat itu juga baik telepon maupun handphone jumlahnya sangatlah terbatas. Bagi masyarakat yang tidak memiliknya, mungkin dapat memanfaatkan warung telepon (wartel) dengan tarif yang cukup mahal untuk berkomunikasi interlokal.
Akan tetapi, kesulitan tersebut kini tak akan lagi dirasakan. Pergerakan globalisasi yang semakin maju nyatanya mampu mendorong manusia untuk melakukan perubahan secara fisik maupun intelektual. Hal inilah yang kemudian menimbulkan terjadinya perkembangan teknologi komunikasi dan informasi yang semakin modern. Semakin canggih suatu teknologi, semakin berkurang pula halangan-halangan yang membuat telekomunikasi tersendat. Berbagai bentuk teknologi dilahirkan untuk membantu manusia berkomunikasi. Contoh dari teknologi tersebut ialah, internet. Internet menyediakan bermacam layanan yang mampu membuat manusia dari segala penjuru dunia terkoneksi dan berinteraksi dengan sangat baik. Peristiwa ini yang lalu dikenal dengan Global Village, yang mana jarak fisik ataupun geografis bukan lagi menjadi penghalang proses komunikasi, sehingga manusia kini dapat berinteraksi dan hidup dalam skala global.
Dampak dalam komunitas selanjutnya yaitu, Fragmentasi sosial. “Ada pertemuan pasti ada perpisahan”, istilah tersebut mungkin dapat menggambarkan bagaimana realitas relasi antar manusia yang bergantung pada rentang waktu dan lokasi tertentu. Maksudnya adalah, pertemuan antar manusia terjadi apabila manusia tersebut berada dalam suatu lokasi yang sama sehingga timbul keakraban. Lalu hubungan itu akan terputus ketika mereka keluar dari lokasi tersebut dan lamanya sebuah relasi terbatas pada keberadaan mereka di lokasi.
Kesehatan dan lingkungan juga merupakan salah satu dampak yang ditimbulkan dari teknologi. Dalam hal kesehatan misalnya, jika terlalu lama berada di depan layar komputer akan membuat mata kita lelah dan perih. Sebab yang lain yaitu, kini dunia maya telah menjajah manusia. Orang justru lebih aktif berada dalam dunia maya dibanding dunia nyata. Jika hal seperti ini dapat menimbulkan anti-sosial dengan lingkungan terdekat.
Dampak media komunikasi yang kedua, yaitu terhadap budaya. Selain sebagai penyedia informasi, media komunikasi memiliki fungsi lain sebagai penyaji pilihan untuk menyelesaikan masalah, pendidikan dan hiburan. Hal-hal tersebut memiliki korelasi dengan kebudayaan. Contohnya dari segi hiburan, seperti yang kita ketahui hiburan ditunjukkan di dalam program televisi. Salah satu bagian penting dalam televisi adalah iklan, berbagai jenis produk maupun jasa. Hal seperti ini kemudian menimbulkan budaya konsumtif dari penonton. Karena manusia memiliki sifat yang mudah terpengaruh dan cenderung senang meniru.
Dampak media komunikasi ketiga, yaitu kepada lembaga sosial. Merupakan sebuah rangkaian tata cara atau prosedur dalam membentuk hubungan antar masyarakat dan menjalani kehidupan sosial. Lembaga sosial seperti di lingkungan keluarga, pendidikan, ekonomi, agama dan politik. Banyaknya jenis lembaga tersebut menunjukkan bahwa media komunikasi amat sangat diperlukan dalam kehidupan bermasyarakat. Tanpa adanya komunikasi, tentunya hubungan antar manusia tidak dapat berjalan dengan baik karena bisa saja terjadi kesalahpahaman maksud. Misalnya, jika di dalam sebuah keluarga sangat minim akan komunikasi, maka keluarga tersebut tidak akan mampu berjalan dengan harmonis.
Dampak media komunikasi yang keempat yaitu kepada Lembaga politik. Dalam bidang politik, ada yang namanya sosialisasi politik yang adalah salah satu bagian dari sosialisasi dengan memfokuskan pada pembentukan nilai-nilai politik, serta bagaimana cara anggota masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam sistem politik. Dalam hal ini dibutuhkan sebuah perantara untuk membantu mensosialisasikan, dan perantara yang tepat adalah media komunikasi. Selain memberikan informasi mengenai persoalan politik, media juga akan menyampaikan nilai-nilai yang dianut oleh masyarakat. Dan yang paling penting, media berperan sebagai mediator antara pemerintah dengan rakyat, oleh karena itulah media juga dapat mendukung perkembangan politik suatu negara.

Dalam Kalangan Pemerintahan
World Summit on the Information Society (WSIS) yang diselenggarakan di Geneva tanggal 10-12 Desember 2003 melalui dokumen Declaration of Principles .Para wakil negara dari seluruh dunia memperbaharui komitmen terhadap pembangunan masyarakat informasi (information society). Bahkan isu pembangunan masyarakat informasi telah dijadikan sebagai tantangan global dalam menyongsong millenium baru. Deklarasi ini juga menekankan peranan penting Teknologi Komputer sebagai salah satu pilar utama menuju masyarakat informasi.
Teknologi Komputer dalam bahasa Indonesia dikenal juga dengan istilah telematika yang didefinisikan sebagai konvergensi teknologi informasi (IT), telekomunikasi, multimedia dan penyiaran. Sementara itu, rencana tindak lanjut (Action Plans) yang berjumlah tidak kurang dari 130 langkah untuk 11 kategori telah pula diformulasikan secara lebih rinci guna diimplementasikan di seluruh negara peserta.
Sebelas prinsip dasar yang dideklarasikan dalam WSIS untuk mewujudkan masyarakat informasi meliputi:
  1. diperlukannya peran pemerintah dalam mempromosikan pembangunan telematika
  2. pentingnya infrastruktur telematika;
  3. penyediaan akses kepada informasi dan ilmu pengetahuan;
  4. pembangunan dan pengembangan kapasitas individu maupun kelompok;
  5. perlunya membangun kepercayaan dan keamanan dalam menggunakan jasa telematika;
  6. perlunya menciptakan kondisi lingkungan berusaha yang menunjang implementasi good governance;
  7. pengembangan aplikasi telematika yang bermanfaat dalam keseharian;
  8. penyelarasan pembangunan telematika dengan keragaman budaya dan bahasa, identitas, serta kandungan lokal;
  9. mendukung prinsip-prinsip kebebasan pers;
  10. memperhatikan dimensi etik dalam masyarakat informasi; dan
  11. tetap melanjutkan kerjasama regional maupun internasional.
Kesamaan visi dan misi yang juga sejalan dengan Millenium Declaration itu kemudian dituangkan kedalam penentuan target pembangunan dan Action Plans. Beberapa target yang telah disepakati untuk jangka menengah dan sudah harus tercapai pada tahun 2015 adalah:
  1. menghubungkan seluruh desa dan menyediakan akses bagi seluruh masyarakat;
  2. menghubungkan seluruh universitas, sekolah menengah, dan sekolah dasar;
  3. menghubungkan pusat penelitian serta pusat pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi;
  4. menghubungkan seluruh perpustakaan umum, pusat kebudayaan, museum, dan kantor pos;
  5. menghubungkan pusat pelayanan kesehatan dan rumah sakit;
  6. mengubungkan semua kantor pemerintahan pusat dan daerah yang dilengkapi dengan situs web serta alamat email;
  7. melengkapi kurikulum pendidikan dasar dan menengah dengan komponen pendidikan telematika;
  8. memastikan seluruh penduduk dunia mempunyai akses radio dan televisi;
  9. mendorong berbagai pengembangan aplikasi; dan
  10. memastikan bahwa lebih dari setengah penduduk dunia mempunyai akses Internet.
Beberapa potensi dari telematika yang dapat digunakan untuk menunjang proses pembangunan termasuk memberikan kontribusi dalam pengurangan kemiskinan dapat diterangkan sebagai berikut :
  1. Pertama, telematika dapat membantu meningkatkan pendapatan masyarakat, melalui:
    1. proses peningkatan efisiensi ekonomi secara luas melalui pendayagunaannya pada seluruh sektor ekonomi
    2. peningkatan produksi dari jenis komoditi ekspor baru yang proses produksinya telah menggunakan telematika (Yoshitomi, 2001).
  2. Kedua, telematika dapat membantu pedagang kecil, petani, dan para nelayan melalui penyediaan informasi pasar yang akurat dan aktual. Ketersediaan informasi tersebut akan meningkatkan efisiensi yang pada akhirnya memperbaiki tingkat pendapatan bersih mereka.
  3. Selanjutnya telematika dapat digunakan untuk memberikan pelatihan dan pendidikan berbagai bidang melalui cara belajar jarak jauh (distance learning) yang sangat bermanfaat bagi penduduk di daerah perdesaan, pedalaman dan perbatasan.
  4. Keempat, telematika dapat membantu pemerintah dalam meningkatkan mutu berbagai jenis pelayanan kepada masyarakat. Terakhir, telematika dapat membantu proses transparansi dan akuntabilitas, meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengambilan keputusan suatu kebijakan pembangunan, maupun memberdayakan masyarakat yang selama ini memiliki akses sangat terbatas dalam menyampaikan aspirasinya.
Mengacu pada definisi yang diajukan oleh World Bank, e-Government (selanjutnya kita singkat menjadi eGov), mengacu pada penggunaan teknologi informasi oleh instansi-instansi atau badan-badan pemerintahan (misal dengan Wide Area Networks, Internet, komputer bergerak, dst), yang dengan semua itu mempermudah dan meningkatkan kemampuan transfomasi hubungan antara warga negara, dunia bisnis, dan bagian-bagian lain dari pemerintahan.
Teknologi komputer ini dapat melayani segala bentuk kebutuhan yang berbeda :
  1. layanan yang lebih baik dari pemerintah kepada warganya
  2. peningkatan interaksi antara bisnis dan industri,
  3. pemberdayaan masyarakat melalui akses informasi,
  4. hingga efisiensi manajemen pemerintahan.
Hasil yang akan dapat dilihat dari penggunaan Teknologi Komputer adalah:
  1. penurunan korupsi,
  2. Meningkatkan transparansi,
  3. kesenangan yang lebih baik,
  4. pertumbuhan pajak dan penghasilan, dan/atau reduksi
Jika kita analogikan dengan e-Commerce, dimana dimungkinkan para kalangan bisnis melakukan transaksi diantara mereka dengan lebih efisien (B2B) dan membawa para pengguna lebih dekat pada kalangan bisnis (B2C),
eGov
eGov bertujuan untuk membuat :
  1. interaksi antara pemerintah dan warganya (G2C),
  2. pemerintah dan kalangan bisnis (G2B), dan
  3. hubungan antar lembaga (G2G) lebih baik, serasi, transparan dan murah
Ada beberapa tantangan dan sekaligus peluang dari keberadaan eGov :
  1. Efisiensi : efisiensi bisa terjadi dalam berbagai bentuk. Beberapa proyek dapat mengurangi kesalahan dan meningkatkan konsistensi hasil dengan melakukan standarisasi otomatisasi tugas. Lebih lanjut, efisiensi juga terjadi pada sisi pembiayaan dan minimalisasi lapisan-lapisan proses di dalam organisasi dengan reengineering dan mengefisienkan prosedur operasi. Tentu saja waktu juga menjadi lebih efisien, terutama pada tugas-tugas yang berulang. Manfaatnya adalah pegawai pemerintah dapat memperoleh kesempatan untuk menambah ilmu dan kecakapan mereka.
  2. Peningkatan layanan dan lahirnya layanan baru : akan ditemui peningkatan kualitas, rentang jangkauan dan aksesibilitas pada setiap layanan yang diberikan pemerintah.
  3. Dalam upaya memperbaiki efisiensi, layanan harus ditingkatkan dengan cara, seperti, transaksi yang lebih cepat, akuntabilitas yang semakin baik, dan proses-proses kerja yang lebih baik. Dari eGov juga akan memicu lahirnya layanan baru : seiring dengan kemungkinan untuk mengkombinasikan layanan yang sudah ada, dapat sekaligus dikreasikan bagaimana memajukan iklim usaha dan sekaligus meningkatkan interaksi antar warga.
  4. Peningkatan partisipasi warga dalam pemerintahan : hal ini terjadi dengan cara menghubungkan setiap orang yang berada dalam wilayah kendali, sedemikian hingga mereka dapat mengirim dan menerima segala informasi dengan mudah. Hal tersebut akan membentuk komunitas -komunitas di masyarakat berdasarkan kemampuan profesional mereka, hobi atau kebiasaan yang sama, hingga yang concern secara khusus di bidang politik.
  5. Transparansi : setiap warga, tanpa batas wilayah, dapat dengan mudah mengakses informasi akurat tentang kinerja pemerintah, misal di bidang politik dan ekonomi, dengan cara yang mudah dan murah.
eGov juga memberikan suatu tantangan, diantaranya keamanan informasi, privacy, kesenjangan dalam akses komputer, manajemen dan juga penyediaan pendanaan. Meskipun eGov mencakup wilayah aktivitas dan pelaku yang luas, ada 3 sektor penting yang dapat diidentifikasi : G2G, G2B dan G2C.
Beberapa pengamat menambahkan sektor keempat, yaitu G2E (government-to-employee).
  1. G2G : Dalam banyak hal, sektor ini mewakili kekuatan dari eGov. Beberapa pengamat menyarankan agar pihak pemerintah pada setiap tingkatan harus memperbaiki dan meng-update sistem internal dan juga prosedurnya sebelum transaksi elektronik antara warga dan kalangan bisnis (dengan pihak pemerintah) berjalan dengan sukses. G2G melibatkan pembagian data dan pertukaran data yang bersifat elektronis diantara pelaku-pelaku pemerintah. Pelibatan pertukaran terjadi pada intra dan inter-instansi di level nasional, sebagaimana juga terjadi di tingkat provinsi dan daerah.
  2. G2C : Sektor ini didesain untuk memfasilitasi interaksi warga dengan pemerintah, yang bagi sebagian pengamat hal itu merupakan tujuan utama dari eGov
    Sektor G2B meliputi penjualan surplus barang-barang pemerintah kepada publik, sebaik yang dilakukan pada upaya memperoleh barang dan layanan. Yang perlu dicatat, meski tidak semua secara langsung tergantung pada teknologi informasi, beberapa metode procurement berhubungan dengan sektor ini:
    1. performance-based-contracting
























, yaitu suatu metode dimana pembayaran kepada pihak kontraktor dilakukan berdasar pada tujuan-tujuan aktual dan hasil kerja;
  • share-in-savings contracts, yaitu kontraktor dibayar di muka, semisal instalasi sistem komputer yang baru;
  • reverse-auctions, di satu sisi, dipercaya untuk menggunakan teknologi informasi dan secara teratur dapat digunakan sebagai metode pembelian produk yang telah distandarisasikan dan secara mudah dapat dievaluasi mutunya.

  • Peranan Komputer dalam Pemerintahan yaitu sebagai pelayan masyarakat, sebagai penyelenggara administrasi, sebagai penunjang administrasi pemerintahan dan sebagai administrator terbesar. Tetapi, dampak positif penggunaan Komputer /IT dalam Pemerintahan yaitu meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat, meningkatkan citra pengelola Negara dan memberikan kemudahan bekerja pada pengelola. Jika data tidak lengkap, pengelolaan data tidak baik maka berakibat negative,seperti Layanan pada masyarakat akan terhambat,citra pemerintah semakin terpuruk /buruk dan pekerjaan pengelola semakin lambat dan tidak professional.
    Aplikasi Komputer Di Pemerintahan
    Contoh pengembangan aplikasi komputer yang digunakan di pemerintahan:
    1. Aplikasi Kepegawaian. Pengelolaan Pegawai Negeri meliputi : kenaikan pengkat, kenaikan gaji, mutasi pegawai, penentuan masa pensiun dll.
    2. Aplikasi di Pemerintahan Daerah. Pengelolaan dalam menangani kependudukan, pajak-pajak daerah, perumahan, lalu lintas dll
    3. Aplikasi dalam pertahanan dan Keamanan. Departemen kepolisian, pengelolaan surat ijin mengemudi, Surat Tanda Nomor Kendaraan dll.
    Kebutuhan Standar Internasional
    Investasi di dalam teknologi sistem informasi dapat menolong operasi perusahaan menjadi lebih efisien. Efisiensi operasional membuat perusahaan dapat menjalankan strategi keunggulan biaya low-cost leadership. Dengan menanamkan investasi pada teknologi sistem informasi, perusahaan juga dapat menanamkan rintangan untuk memasuki industri tersebut (barriers to entry) dengan jalan meningkatkan besarnya investasi atau kerumitan teknologi yang diperlukan untuk memasuki persaingan pasar. Selain itu, cara lain yang dapat ditempuh adalah mengikat (lock in) konsumen dan pemasok dengan cara membangun hubungan baru yang lebih bernilai dengan mereka.
    Selama tahun 1980-an dan awal tahun 1990-an, Perusahaan multinasional (multinational corporation – MNC) raksasa telah berhasil membangun sistem informasi global (global information systems – GIS), membutuhkan pemrosesan informasi yang khusus. Dan deawasa ini perusahaan tersebut membuat peningkatan besar-besaran baik untuk arsitektur maupun aplikasi sistem informasinya. Sistem yang semula dirancang untuk mendukung operasi terpusat atau tersebar akan direkayasa ulang yang memungkinkan perusahaan induk dan anak perusahaannya beroperasi sebagai suatu sistem yang terintegrasi dan terkoordinasi. GIS masa depan akan memungkinkan anak perusahaan untuk menyesuaikan produk dan jasa mereka dengan para pelanggan, namun tetap menyediakan informasi yang diperlukan para eksekutif diperusahaan induk untuk menjalankan perusahaan global.
    Perusahaan multinasional (multinational corporation – MNC) adalah perusahaan yang beroperasi melintasi berbagai produk, pasar, bangsa, dan budaya. MNC terdiri dari perusahaan induk dan sekelompok anak perusahaan. Anak-anak perusahaan tersebut tersebar secara geografis dan masing-masing mungkin memiliki tujuan, kebijakan dan prosedur sendiri. Dengan bentuk tersebut, MNC mungkin merupakan bentuk organisasi paling rumit yang keberadaannya saat ini meluas.
    Aktivitas setiap perusahaan dipengaruhi oleh kondisi internal dan eksternal, dan bagi MNC lingkungannya memiliki lingkup global. MNC merupakan suatu sistem terbuka tetapi berusahan meminimumkan ketidakpastian yang ditimbulkan oleh lingkungan. Ketidakpastian dalam hal ini adalah “perbedaan antara jumlah informasi yang diperlukan untuk melaksanakan suatu tugas dan jumlah informasi yang telah dimiliki oleh organisasi”. Karena ketidakpastian melibatkan informasi, para eksekutif MNC dengan mudah melihat bahwa mereka dapat mengatasi pengaruh-pengaruh lingkungan dengan menggunakan secara baik teknologi informasi. MNC membuat sistem pengolah informasi yang paling sesuai dengan kebutuhan mereka dari segi pengaruh lingkungan dan warisan administratif. Perusahaan yang berhasil membuat sistem yang cocok memiliki peluang terbaik mencapai kinerja yang baik, mereka yang gagal berisiko tinggi mengalami kinerja yang buruk.
    Tempat yang baik untuk memulai mempelajari pemakaian komputer di pasar internasional adalah struktur organisasi yang tepat (menurut William Egelhoff dari Fordham University) mengidentifikasi 4 struktur yang berbeda, yakni :
    1. Divisi Fungsional Sedunia (worldwide functional divisions), Anak perusahaan diorganisasikan menurut jalur fungsional-manufaktur, pemasaran dan keuangan. Bidang-bidang fungsional dari anak perusahaan melapor langsung pada pasangan fungsional mereka di perusahaan induk. Dengan demikian data yang mengintegrasikan seluruh operasi perusahaan tidak terdapat pada tingkat yang lebih rendah. Sehingga perencanaan strategis MNC harus dilakukan pada tingkat eksekutif puncak di perusahaan induk.
    2. Divisi Internasional (international divisions), Semua anak perusahaan di luar negeri melapor pada divisi internasional MNC yang terpisah dari divisi domestik.
    3. Wilayah Geografis (geographic regions), MNC membagi operasinya menjadi wilayah-wilayah dan tiap wilayah bertanggung jawab atas anak-anak perusahaan yang berlokasi dalam batasnya. Tidak ada komunikasi antar wilayah, karena arus informasi dari tiap wilayah langsung dikoordasikan dengan staf dikantor pusat (perusahaan induk).
    4. Divisi Produk Sedunia (worldwide product divisions), Perusahaan diorganisasikan menurut jalur divisi produk, dan tiap divisi bertanggung jawab atas operasi mereka sendiri di seluruh dunia. Sehingga memungkin MNC lebih mudah mengenali beragam kebutuhan produk dari berbagai anak perusahaan dan menyesuaikan lini produk menurut kebutuhan tersebut.
    Keempat struktur organisasi tersebut menyediakan hubungan pelaporan yang berlainan antara perusahaan induk dan anak perusahaan.
    Eksplorasi Ruang Angkasa dan Laut
    Komputer telah digunakan untuk waktu yang lama untuk melakukan tugas-tugas yang tak seorang pun bisa. Contoh yang terbaik adalah ketika kita menggunakan komputer untuk melakukan tugas-tugas berulang atau persyaratan lain yang membutuhkan respon cepat dengan perhitungan.
    Selalu ada komputer yang terlibat ketika kita membuat terobosan besar dalam ilmu pengetahuan atau bidang lain dan mengapa astronomi akan berbeda. Penemuan terbaru dalam astronomi telah dibuat dengan menggunakan teleskop dan komputer yang membuat gambar yang diambil dengan teleskop.
    Crystal gambar yang jelas telah diambil dari galaksi yang jauh dan kemudian mereka telah ditransformasikan secara digital sehingga mereka dapat dipahami oleh para ilmuwan. Tanpa gambar yang dihasilkan komputer, kita tidak akan pernah melihat apa yang ada di luar sudut tata surya kita karena teleskop biasa tidak dapat menembus ruang yang luas antara galaksi. Teleskop telah dilengkapi dengan chip khusus yang dapat membuat gambar sehingga mereka dapat dikirimkan kembali ke peneliti kita untuk dianalisis.
    Bahkan jika para ilmuwan tidak mengerti beberapa proses astronomi, mereka masih berpaling pada komputer untuk menjalankan skenario yang berbeda berdasarkan apa yang mereka sudah tahu dan hukum fisika. Model dibuat dalam 3D dan kemudian dianalisa sehingga mereka dapat dipahami dengan baik.
    Sistem Informasi Geografi (SIG) adalah sistem yang berbasis komputer yang digunakan untuk memetakan kondisi dan peristiwa yang terjadi di muka bumi dan dapat juga dipakai untuk menyimpan, memanipulasi, dan menganalisis informasi geografi. Teknologi ini berkembang pesat sejalan dengan perkembangan teknologi informatika atau teknologi komputer. Informasi permukaan bumi telah berabad-abad disajikan dalam bentuk peta. Peta-peta umum (general purpose) menggambarkan suatu topografi suatu daerah ataupun batas-batas (administrative) suatu wilayah atau Negara. Sedangkan peta tematik (thematic) secara khusus menampilkan distribusi keruangan (sepatial distribution) kenampakan-kenampakan seperti geologi, geomorfologi, tanah, vegetasi, atau sumber daya alam lainnya.
    Digital Komputer digunakan untuk data berbentuk angka atau huruf Keunggulan : – Memproses data lebih tepat dibandingkan dengan komputer analog – Dapat menyimpan data selama masih dibutuhkan oleh proses – Dapat melakukan operasi logika – Data yang telah dimasukkan dapat dikoreksi atau dihapus – Output dari komputer digital dapat berupa angka, huruf, atau grafik.
    Metode akustik merupakan proses-proses pendeteksian target di laut dengan mempertimbangkan proses-proses perambatan suara; karakteristik suara (frekuensi, pulsa, intensitas); faktor lingkungan / medium; kondisi target dan lainnya. Aplikasi metode ini dibagi menjadi 2, yaitu sistem akustik pasif dan sistem akustik aktif. Salah satu aplikasi dari sistem aplikasi aktif yaitu Sonar yang digunakan untuk penentuan batimetri.Sonar (Sound Navigation And Ranging): Berupa sinyal akustik yang diemisikan dan refleksi yang diterima dari objek dalam air (seperti ikan atau kapal selam) atau dari dasar laut. Bila gelombang akustik bergerak vertikal ke dasar laut dan kembali, waktu yang diperlukan digunakan untuk mengukur kedalaman air, jika c juga diketahui (dari pengukuran langsung atau dari data temperatur, salinitas dan tekanan).Ini adalah prinsip echo-sounder yang sekarang umum digunakan oleh kapal-kapal sebagai bantuan navigasi. Echo-sounder komersil mempunyai lebar sinar 30-45o vertikal tetapi untuk aplikasi khusus (seperti pelacakan ikan atau kapal selam atau studi lanjut dasar laut) lebar sinar yang digunakan kurang 5o dan arahnya dapat divariasikan.
    Altimetri adalah Radar (Radio Detection and Ranging) gelombang mikro yang dapat digunakan untuk mengukur jarak vertikal antara permukaan bumi dengan wahana antariksa (satelit atau pesawat terbang). Pengukuran ini dapat menghasilkan topografi permukaan laut sehingga dapat menduga geoid laut, arus permukaan dan ketinggian gelombang. Inderaja altimetri untuk topografi permukaan laut pertama kali dikembangkan sejak peluncuran SKYLAB dengan sensor atau radiometer yang disebut S-193. Satelit altimetri yaitu : GEOS-3, SEASAT, ERS-1, dan yang terakhir yang sangat terkenal adalah TOPEX/POSEIDON. Satelit terakhir ini adalah satelit misi bersama antara Amerika Serikat (NASA) dengan Perancis (Susilo, 2000).
    Satelit altimetri memiliki prinsip penggambaran bentuk paras laut dimana bentuk tersebut menyerupai bentuk dasar laut dengan pertimbangan gravitasi yang mempengaruhi paras laut dan hubungan antara gravitasi dan topografi dasar laut yang bervariasi sesuai dengan wilayah. Satelit altimetri juga memberikan bentuk gambaran paras muka laut. Satelit ini mengukur tinggi paras muka laut relatif terhadap pusat massa bumi. Sistem satelit ini memiliki radar yang dapat mengukur ketinggian satelit di atas permukaan laut dan sistem tracking untuk menentukan tinggi satelit pada koordinat geosentris. Satelit Altimetri diperlengkapi dengan pemancar pulsa radar (transmiter), penerima pulsa radar yang sensitif (receiver), serta jam berakurasi tinggi. Pada sistem ini, altimeter radar yang dibawa oleh satelit memancarkan pulsa-pulsa gelombang elektromagnetik (radar) kepermukaan laut. Pulsa-pulsa tersebut dipantulkan balik oleh permukaan laut dan diterima kembali oleh satelit. Informasi utama yang ingin ditentukan dengan satelit altimetri adalah topografi dari muka laut. Hal ini dilakukan dengan mengukur ketinggian satelit di atas permukaan laut dengan menggunakan waktu tempuh dari pulsa radar yang dikirimkan kepermukaan laut, dan dipantulkan kembali ke satelit. (Heri Andreas dalam Hasanuddin Z A).
    Intrumentasi kelautan dalam bentuk digital kini telah diterapkan pada alat-alat pengukur parameter fisika kimia laut seperti pada alat salinometer yang dipakai untuk mengukur tingkat salinitas air laut, conductivity meter yang dipakai untuk mengukur tingkat daya hantar listrik air laut dan lain sebagainya. Berikut ini adalah contoh-contoh instrumentasi kelautan untuk kepentingan riset dibidang kelautan dan perikanan diantaranya adalah : Wich, CTD (Conductivity Temperature Depth), Current Meter, Buoy, Sensor Suhu dan Salinitas, Sensor/Pencacah Arus, Electrosampling Gear, Fry counter dan lain-lain.
    Akses Data Ke Seluruh Dunia
    Pertukaran dan akses data dapat dilakukan dengan waktu yang sangat cepat dengan menggunakan koneksi jaringan komputer seperti, internet, ekstranet dan intranet.
    Internet
    Internet (kependekan dari interconnection-networking) secara harfiah ialah sistem global dari seluruh jaringan komputer yang saling terhubung menggunakan standar Internet Protocol Suite (TCP/IP) untuk melayani miliaran pengguna di seluruh dunia.Secara sederhana, Internet adalah kumpulan dari jutaan komputer di seluruh dunia yang terkoneksi antara yang satu dengan yang lain. Media koneksi yang digunakan bisa melalui sambungan telpon, serat optik (fiber optic), kabel koaksial (coaxial cable), satelit atau dengan koneksi wireless. TCP (Transmission Control Protocol) bertugas memastikan bahwa semua hubungan bekerja dengan benar, sedangkan IP (Internet Protocol) yang mentransmisikan data dari satu komputer ke komputer lain. TPC/IP secara umum berfungsi memilih rute terbaik transmisi data, memilih rute alternatif jika suatu rute tidak dapat di gunakan, mengatur dan mengirimkan paket-paket pengiriman data.
    Untuk dapat ikut serta menggunakan fasilitas Internet, biasanya Anda harus berlangganan ke salah satu ISP (Internet Service Provider) yang ada di kota Anda. ISP ini biasanya disebut penyelenggara jasa internet misalnya Anda dapat menggunakan fasilitas dari Telkom yakni Telkomnet Instan. Ketika kita logon (dalam hal ini terhubung) dengan internet, kita diberikan hak akses ke komputer-komputer lain di seluruh dunia yang terhubung juga dengan internet. Dengan kemajuan teknologi yang semakin pesat, saat ini internet dapat dihubungi dengan koneksi wireless dari handheld PC atau dari sebuah komputer notebook dan karena merupakan merupakan sebuah jaringan, maka sebuah komputer yang terhubung ke internet, semua komputer yang dapat mengakses semua informasi yang terdapat di internet secara gratis.Internet merupakan sebuah dunia yang tidak mempunyai penguasa, artinya semua orang mempunyai hak yang sama di internet, karena itu internet merupakan dunia yang bebas dimasuki tanpa harus terkait dengan peraturan perundang undangan negara tertentu dan tanpa dibatasi batas batas wilayah tetoturial negara tertentu.
    Sebagai Sarana Pertukaran Data, Internet digunakan sebagai sarana pertukaran informasi dari satu komputer ke komputer lain, tanpa dibatasi oleh jarak fisik kedua komputer tersebut. Dua komputer yang sama terhubung ke internet dapat saling berkomunikasi antara satu dengan yang lain, atau pertukaran data dan informasi akses data yang dilakukan dalam waktu yang sangat cepat.
    Internet menjadi salah satu pemicu Globalisasi karena telah menghilangkan batas batas dunia, Internet memungkikan kita mengakses informasi yang disimpan dikomputer belahan dunia, Internet telah membuat orang dari belahan bumi yang berbeda dapat bekomunikasi tanpa dibatasi oleh batas batas negara, waktu, jarak dan hukum birokrasi suatu negara.
    Keunggulan dan Kelemahan Penggunaan Internet
    Penggunaan internet saat ini sudah merasuk pada hampir semua aspek kehidupan. Internet sangat bermanfaat bagi semua kalangan karena memberikan informasi yang up to date setiap saat. Disamping internet mempunyai banyak manfaat, internet juga memiliki dampak negatif apabila tidak digunakan secara baik.
    Berikut ini keunggulan yang ada dari beberapa penggunaan internet:
    • Berbagai keunggulan yang dapat diperoleh dalam internet sebagai sarana pendukung kebutuhan masyarakat, khususnya dalam riset dan bisnis. Keunggulan tersebut antara lain : Konektivitas dan jangkauan global
    • Dalam internet jaringan yang terjalin bersifat global tanpa mengenal ruang, waktu, dan birokrasi, dimana akses data dan informasi melampaui batas-batas negara dan protokoler. Misalnya anda membutuhkan referensi dan sumber informasi untuk kebutuhan riset, maka akan dijumpai berbagai sumber dan informasi dalam internet secara global tanpa harus mendatangi sumber dan informasi tersebut.
    • Akses 24 jam Akses di internet tidak dibatasi dengan waktu, karena dimana pun dan kapan pun dunia maya (akses internet) tidak pernah terlelap tidur. Perbedaan zone waktu dan ruang tidak dikenal dalam menjelajah internet. Misalnya anda akses internet malam hari di P4TK Matematika maka di belahan dunia lain (misalnya Afrika dan Amerika) sedang giat-giatnya bekerja, demikian juga sebaliknya.
    • Kecepatan untuk mendapatkan informasi dan berkomunikasi di internet menjadi salah satu pertimbangan pengguna dalam menggunakan internet. Pencarian informasi dengan internet jauh lebih cepat dibandingkan dengan pencarian secara manual. Anda tinggal klik pada salah satu icon dan tunggu beberapa saat, maka informasi tersebut sudah anda dapatkan.
    Berikut ini kelemahan yang ada dari beberapa penggunaan internet:
    • Ancaman virus, Salah satu masalah dalam dunia internet adalah ancaman virus yang selalu berkembang seiring perkembangan dunia komputer maupun perkembangan internet itu sendiri. Berbagai virus telah berkembang dan penyebarannya pun bervariatif, khususnya menyebar lewat jaringan global internet, baik lewat e-mail maupun file-file yang di download.
    • Ketergantungan pada jaringan telepon, satelit dan Internet Service Provider, Fasilitas jaringan telepon, bahkan satelit serta ISP menjadi sangat berpengaruh terhadap biaya pemakaian internet. Apabila anda akses internet dial-up, maka kenaikan tarif pulsa telepon dan ISP menjadi pengaruh yang cukup kuat terhadap akses internet. Selain itu saluran telepon di Indonesia masih relatif lambat, yang pada gilirannya akan berpengaruh terhadap waktu akses internet dan biaya akan lebih mahal.
    • Carding atau pencurian nomor kartu kredit
    • Adanya aktivitas cracking
    • Pembajakan karya intelektual
    • Penyebaran situs-situs yang tidak sesuai dengan moral (pornografi)
    Untuk menanggulangi dampak negatif penggunaan internet, maka perlu adanya pengawasan khusus dan aturan yang jelas tentang pemakaian internet terutama dikalangan pendidikan.
    Ekstranet
    Ekstranet adalah jaringan pribadi yang menggunakan protokol internet dan sistem telekomunikasi publik untuk membagi sebagian informasi bisnis atau operasi secara aman kepada penyalur (supplier), penjual (vendor), mitra (partner), pelanggan dan lain-lain.
    Ekstranet juga dikatakan sebuah tipe dari sistem informasi interorganisasi yang memungkinkan orang-orang dari luar perusahaan untuk bekerja bersama dengan pekerja yang berada di dalam perusahaan. Secara umum diartikan sebagai sebuah jaringan yang menghubungkan antara mitra-mitra bisnis melalui internet atau dapat diartikan sebagai jaringan yang menghubungkan jaringan-jaringan intranet antara perusahaan-perusahaan yang bekerjasama. Tujuan utama dari ekstranet adalah untuk menggalang terjadinya kolaborasi antara mitra-mitra bisnis, ekstranet dibuka untuk penyuplai, pelanggan, dan mitra bisnis lainnya, dan ditutup umtuk masyarakat umum.
    Maka Ekstranet dapat diartikan sebagai intranet sebuah perusahaan yang dilebarkan bagi pengguna di luar perusahaan. Perusahaan yang membangun extranet dapat bertukar data bervolume besar dengan EDI (Electronic Data Interchange), berkolaborasi dengan perusahaan lain dalam suatu jaringan kerjasama dan lain-lain. Contoh aplikasi yang dapat digunakan untuk extranet adalah Lotus Notes. Lotus Notes itu sistem aplikasi basis data (database) berorientasi dokumen yang terdistribusi. Adapun komponen dari ekstranet adalah Protokol TCP / IP, E-mail, Web-browser, Eksternal mitra bisnis & Tele-commuting karyawan.
    Tipe-tipe utama dari ekstranet adalah (berdasarkan rekan bisnis yang terlibat dan tujuannya) :
    • Perusahaan dan dealernya, pelanggannya, dan suppliernya. Ekstranet seperti ini dipusatkan pada satu perusahaan
    • Sebuah ekstranet industri. Beberapa industri bergabung membuat ekstranet yang berguna untuk mereka
    • Joint Venture dan kemitraan bisnis lainnya. Beberapa mitra bisnis bergabung untuk membentuk ekstranet yang digunakan sebagai alat untuk berkolaborasi dan berkomunikasi
    Intranet
    Intranet adalah jaringan komputer pribadi yang menggunakan protokol internet untuk dapat berbagi data dan informasi secara aman dalam lingkup satu organisasi atau badan atau sistem operasi jaringan organisasi tersebut, Dengan kata lain, Intranet dapat dikatakan ber-internet dalam lingkungan yang terbatas.
    Adapun fasilitas standar Internet yang digunakan dalam Intranet adalah standar protokol TCP/IP. Standar tersebut memungkinkan protokol jaringan melakukan komunikasi, menerima dan mengirimkan data ke terminal yang lain. Standar yang lain adalah FTP (File Transfer Protocol) yang merupakan pelayanan resource sharing.
    Secara umum, seperti yang telah disebutkan sebelumnya bahwa teknologi yang digunakan antara Internet dan Intranet adalah sama. Namun demikian terdapat perbedaan antara Internet dengan Intranet dilihat dari perspektif jangkauan dan penggunaannya, yakni:
    • Lingkup akses dan jangkauan.
    • Cara teknologi yang digunakan untuk berkomunikasi.
    • Tujuan dari terselenggaranya komunikasi.
    Keuntungan penggunaan intranet bagi suatu organisasi atau perusahaan antara lain : Produktifitas kerja, Efisiensi waktu, Komunikasi, Sistem publikasi web, Efektifitas biaya, Keseragaman informasi, Meningkatkan kerjasama.
    Intranet juga memiliki beberapa kelemahan antara lain:
    • Informasi yang salah atau tidak sesuai sehingga mengurangi efektifitasnya
    • Interaksi di intranet yang mungkin tidak bertanggung jawab
    • Perlu pelatihan khusus untuk anggota dalam menggunakan intranet
    • Perlu tenaga ahli untuk membangun dan mengembangkan intranet di sebuah organisasi atau perusahaan
    • Bisa terjasi overload (data penuh) akibat pengiriman pesan antar pengguna yang tidak terkontrol dengan baik.

    Overall, i wanna thanks for my teamwork
    ^_^
    DAFTAR PUSTAKA
    1. ------------. Komputer dan Masyarakat. Diakses tanggal 12 Desember 2012. http://agusp3rmana.wordpress.com/modulku/komputer-masyarakat.
    2. ------------. Dampak Globalisasi bagi Perkembangan Pers Indonesia . Diakses tanggal 12 Desember 2012. http://www.ut.ac.id/html/suplemen/skom4315/f2.htm .
    3. Rosidha, Eka. Dampak Teknologi Terhadap Lingkungan. Diakses tanggal 14 Desember 2012. http://komunikasi.us/index.php/mata-kuliah/media-convergence/12 response paper -ptk-2012/1317-ptk-eka-11
    4. -----------. Penggunaan Komputer Di Pasar Internasional. Diakses tanggal 26 Desember 2012.http://www.google.com/url?sa=t&rct=j&q=pengaruh+komputer+secara+global+sesuai+kebutuhan+standart+internasional&source=web&cd=8&cad=rja&ved=0CGwQFjAH&url=http%3A%2F%2Fwidyo.staff.gunadarma.ac.id%2FDownloads%2Ffiles%2F5679%2FModul%2Bke%2B4%2Bsim%2Bptik.doc&ei=zvTqUKisGYSPkAXP44DIAg&usg=AFQjCNF0WFRfZdkl0559Iwd5e60E2_IfQg&bvm=bv.1355534169,d.dGI .
    5. ------------. Penggunaan Komputer Di Pasar Internasional . Diakses tanggal 26 Desember 2012.http://unsikamanajemen.blogspot.com/2011/12/pengaruh-sistem-informasi-terhadap.html
    6. ------------. Komputer dan Eksplorasi Ruang Angkasa . Diakses tanggal 4 Januari 2013.http://www.itposts.net/id/software/computers-and-space-exploration.html
    7. Hasanuddin Z A. 2006. Satelit Altimetri High Tech Tool for Ocean data parameter Collection. Kelompok Keilmuan Geodesi-FTSL. Institut Teknologi Bandung.
    8. Supangat, Agus dan Susanna. 2003. Pengantar Oseanografi. Pusat Riset Wilayah Laut dan Sumberdaya Non-Hayati Badan Riset Kelautan dan Perikanan Departemen Kelautan dan Perikanan. Jakarta.
    9. Susilo, Setyo Budi. 2000. Penginderaan Jauh Kelautan Terapan. Institut Pertanian Bogor. Bogor.
    10. ------------.Perkembangan Sistem Digital dan Aplikasinya di bidang Kelautan dan Perikanan. Diakses tanggal 6 Januari 2013. http:// saifuritk45.blogspot.com/ 2011/10/perkembangan-sistem-digitaldan.html
    11. ------------.Internet, Ekstranet dan Intranet. Diakses tanggal 7 Januari 2013.http://frizzyhans.blogspot.com/2012/11/a.html.











    0 komentar :

    Post a Comment